Kalau Kakak Menjadi Orang Tua

Status resminya sih kakak. Berhubung orang tua tinggal jauh di luar kota, sang kakak pun ketiban tanggung jawab lebih. Harus mengurus, mengasuh, ditambah mendidik adik-adiknya. Secara tidak langsung mengambil alih peran orang tua.

Memang tidak semua sih. Sebab perihal mencari uang dan membiayai segala kebutuhan rumah dan setiap penghuni rumah, biasanya tetep berada dalam kendali orang tua. Tapi ya pusing juga ya ? mestinya kan bisa lebih bisa bebas melakukan apapun. Sekarang ? waktu, tenaga, dan pikiran posisinya harus tercurah lebih banyak ke adik-adik.

Sementara itu, buat adik yang kudu menerima kenyataan kalau kakanya berperan sebagai orang tua juga bukan perkara mudah. Kadang-kadang, si kakak suka tidak tahu diri. Tanggung jawab yang diberikan oleh orang tua disalah gunakan. Serasa punya kekuasaan lebih, ujung-ujungnya jadi semena-mena. Adiknya disuruh ini itu, dilarang ini itu, eh si kakak leyeh-leyeh seenaknya sendiri.

Kalau begini kondisinya jangan-jangan ancur lebur tuh keluarga. Ah tidak kok, Buat adiknya kondisi ini jauh lebih baik daripada tidak ada orang tua sama sekali. Begitu pula buat kakaknya. Dia bisa belajar untuk menjadi dewasa.

Orang tua itu sebenarnya ada dua jenis. Orang tua biologis dan orang tua yang berperan sebagai orang tua. Nah yang jenis kedua bia siapa saja, termasuk kakak. Hanya, tentu saja ada kekurangannya. Sebab seorang kakak kedewesaan dan pengalamannya tidak seperti orang tua asli.

Ini yang akan menjadi cikal bakal konflik. Si kakak mengambil hak sebagai orang tua. Tapi tanggung jawabnya tidak diambil sekalian. Akibatnya kurang lebih seperti yang udah dikeluhkan diatas.

Cuma tidak usah pesimis. Pada dasarnya konflik disemua situasi pasti ada. Anak ke orang tua kandung pun pasti ada konflik. Ini terjadi karena perbadaan harapan, perbedaan kebutuhan, dan perbedaan kepentingan, yang dirasa tidak mendukung satu sama lain.

Lanjut berbica soal konflik. Kakak lebih bahaya apalagi kakak masih berusia remaja. Yang kita tahu, di usia remaja kita punya konflik masing-masing, sehubungan masa transisi yang kita hadapi. Contoh tentang persahabatan, per-cewek-an, atau konflik dalam mencari jati diri.

Itu semua harus dihadapi dan diselesaikan bukan ? nah kalau harus ditambah dengan harus berperan sebagai orang tua, apa tidak parah tuh ?

Pernah ada kakak yang mengalami gangguan mental yang berat. Si kakak yang duduk di bangku sekolah menengah ditinggal pergi sama orang tuanya. Dia ditinggal dengan adik-adik yang masih kecil-kecil. Karena tidak siap mentalnya tidak kuat. Akhirnya dia mendadak bertingkah aneh sampai tidak mau berbicara sama sekali.

Makanya, kakak yang menggantikan posisi orang tua harus didukung oleh lingkungan. Dalam lingkungan ini keluarga yang dimaksuda adalah keluarga besar. Kakek-nenek, om-tante, saudara dan sepupu.

Jadi untuk mengantisipasi semua konflik yang bakal muncul. Sebenarnya para orang tua mesti bisa menilai lebih jauh dulu. Bagaimana sifat dan karakter kakak yang diberi tanggung jawab memenuhi kriteria tau tidak.

Sebaiknya usia kak dengan adik bedanya agak jauh. Ya kira-kira 4 tahun sebab logikanya, jika umur kakak jauh lebih tua dari adik, pengalaman hidup jauh lebih banyak. Dengan begitu kakak bisa jauh lebih bijaksana serta bertanggung jawab.

Sedangkan buat kakak dan adik yang bersangkutan sebisa mungkin lebih mendekatkan diri satu sama lain. Jangan sungkan untuk ngobrol apa saja. Anggap saja sebagai sesama sahabat karena dengan cara ini komunikasi akan berjalan baik antara kakak dan adik. Semakin dekat hubungan kakak dan adik otomatis mereka akan semakin bisa bertoleransi.

About riohuda

Silahkan menilai sendiri
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s