Sabu : Dari Gokil Sampe Koit !

Kalau kita perhatikan berita-berita di koran, majalah, atau televisi, akhir-akhir ini makin marak saja pabrik sabu yang digerebek. Terus makin banyak juga pemakainya yang kena tangkep dan parahnya mereka adalah seorang selebriti.

Ya bener banget, obat-obatan yang namanya diambil dari nama makanan asal jepang ini emang lagi eksis banget. Alasannya sih pertama karena gampang ngeraciknya, kedua, katanya efeknya tidak Cuma membuat pemakainya seneng. Tapi juga buat seneng bin aktif dan kreatif. Udah gitu katanya sabu tidak seberapa merusak dibanding drug lain. Dan tidak bikin overdossis. Dan banyak juga alasan yang lain, tidak tahu mana yang benar mana yang salah.

Sabu itu sebenarnya adalah methamphetamine, yaitu senyawa kimia yang sengaja diciptakan oleh para ahli kimia ilegal., untuk mendapatkan efek kenikmatan. Kenikamatan yang dimaksud berupa stimulansia, yaitu keadaan eufori, senang, aktif, dan energik.

Perasaan energik itu ditimbulkan oleh unsur yang ada dalam sabu yaitu ephedrine dan pseudoephredine. Dua zat ini mirip adrenaline. Adrenaline kan ibarat motor yang bikin orang jadi aktif, berani, nekat, senang, dan semangat, nah adrenaline gadungan yang terdapat dalam sabu jelas akan menambaha adrenaline alami yang sudah kita punya

Karena methamphetamine bermain di otak, energi badan menjadi melonjak. Otak ditekan bekerja lebih cepat memerintah organ lain seperti jantung, juga motorik kita. Sehingga semua menjadi berenergi.

Pantesan aja oarang yang punya banyak kesibukan segunugn kayak para artis doyan banget nyabu. Selain buat doping juga biar keliatan powerful kali ya ?

Malah ada yang bilang kalau mengonsumsi sabu bisa buat badan kurus. Padahal kalau kita melihat kandungan sabu tidak ada lho yang hubungannya sama buat kurus. Mungkin kalau ada penguna yang mengklaim pernyataan tersebut mungkin gara-gara keseringan nyabu aja saking semangatnya jadi lupa makan.

Eh tapi apa emang iya kalau sabu beda dengan drug lain? Yang katanya lebih bersahabat, tidak membuat ketagihan, dosisnya juga tidak cepat nambah. Tidak seperti putaw

Kata siapa ? putaw memang parah tingkat kecepatan nagihnyadan penambahan dosisnya. Tapi sabu ya beda tipis sih. Karena dia terus-terusan menipu otak dan menstimulasi kerja tubuh, dalam jangka panjang bisa merusak otak dan organ tubuh lainnya. Hasilnya, mulai dari paranoid sampai stroke. Dan sabu pun bisa membuat OD

Itu jangka panjang ! yang jangka pendek ?

Efek jangka pendek bisa membuat proses berpikir terganggu, emosi dan perilaku jadi tidak terkontrol. Ibaratnya rem blong ! Jadi orang yang memakai sabu bisa membahayakn diri sendiri dan orang lain

About riohuda

Silahkan menilai sendiri
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s