Hardcore, loyalitas tanpa batas

Bagi kalangan pecinta musik cadas. sepertinya sub genre dari musik rock yang satu ini sudah tidak asing lagi. yap, hardcore. musik keras dengan alunan distorsi yang kasar tapi berirama dan dentuman drum cepat dan menghentak serta suara vokal yang enerjik membuat musik ini sangat enak untuk dinikmati dari sebuah rekaman maupun secara live.

Musik ini di bagi menjadi sub-genre lainnya seperti oldschool hardcore dan newschool hardcore. menurut karakteristik, oldschool hardcore dalam urusan bermusik lebih cepat daripada newschool. oldschool pada karakter vokal tidak seberat newschool. oldschool lebih sekedar seperti penyanyi rap dengan tekanan pada tenggorokan dengan beat yang sangat cepat dan distorsi membuat penonton kerajingan untuk melakukan moshing. kalu newschool, lebih berirama dengan tekanan suara yang menggeram tempo yang lebih rendah dan distorsi yang rasanya seperti menepuk dada

Dalam urusan lirik, bagi anak yang suka dengan lirik-lirik cinta jangan harap deh suka dengan musik hardcore. karena pada musik ini, lirik lebih sering berisikan tentang perlawanan tentang keadaan sekitar, berontak dengan segala penyimpangan yang terjadi, serta banyak juga yang menuliskan lirik tentang loyalitas, kekeluargaan, kebersamaan, kebanggan, dan optimisme untuk masa depan yang lebih baik selain itu juga ada yang membicarakan tentang komunitas dan kehidupan anak hardcore. coba aja kita mendengar lagu dari agnostic front yang berjudul for my family. kental banget kalau di lagu ini rasa kekeluargaan ditonjolkan, kalau band indonesianya seperti screaming out, di lagu yang berjudul surabaya hardcore lirik berisi tentang kehidupan hardcore di surabaya dengan membanggakan kebersamaan untuk mencari kebebasan dan keadilan.

Di sisi lain, juga terdapat komunitas tentang anak hardcore yang selalu ada dalam gigs hardcore. walaupun saat band hardcore bermain, para anak hardcore melakukan moshing dengan beringas dan terlihat seperti rusuh tetapi disisi lain mereka memegang teguh prinsip loyalitas dan kebersamaan dan menganggap satu sama lain adalah saudara. tak peduli asal, agama, ras, dan penampilan, mereka tetap bersatu menikmati musik maupun diluar itu.

Sekarang melalui musik saja kita bisa bersatu walaupun itu musik keras yang di pandang sebelah mata oleh orang tetapi kenapa ini tidak kita jadikan acuan dalam kehidupan bernegara ? Loyalitas Tanpa Batas !!!

About riohuda

Silahkan menilai sendiri
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s